Serangan Segerombolan Hewan Ini Membuat Maskapai India Ditunda



Setelah diserang oleh segerombolan lebah madu yang menempel pada jendela dek penerbangan, pesawat maskapai Air India akhirnya pun mengalami delay penerbangan. Penundaan pesawat bernomor 743 tujuan Kolkata itu pun diketahui ditunda selama dua jam setengah lamanya.

Para segerombolan lebah madu akhirnya bisa diusir dengan meriam air yang sebelumny amenutupi pandangan pilot pada bagian pane jendela sebelah kiri. Padahal sebelumnya wiper pesawat pun sudah digunakan untuk mengusir gerombolan lebah tersebut, tetapi cara itu tidak berhasil.

"Pesawat meninggalkan lokasi parkir pada waktu keberangkatan yang dijadwalkan, kemudian ada masalah teknis dan harus kembali ke lokasi parkir," kata Direktur Bandara Kolkata Kaushik Bhattacharjee, dilansir dari laman CNN, Kamis (19/9).

"Ada penundaan 1,5 jam karena staf lapangan memperhatikan kesalahan teknis. Setelah itu, ada serangan lebah. Sekawanan lebah madu datang dan mendarat di satu bagian dari gelas kokpit. Ribuan lebah hinggap di sisi kiri jendela kokpit menghalangi pandangan pilot."
"Pilot mencoba untuk mengusir lebah dengan menggunakan wiper kaca depan tetapi tidak berhasil. Staf perusahaan penerbangan memberi tahu otoritas bandara dan kami mengerahkan alat pemadam kebakaran dari stasiun pemadam yang terletak di dalam bandara. Dengan menggunakan meriam air, mereka mengusir lebah-lebah itu," lanjutnya.

Ada 136 penumpang, termasuk Menteri Informasi Bangladesh Hasan Mahmud, yang terlambat akibat insiden lebah itu.

Bandara Kolkata, Netaji Subhas Chandra Bose International, adalah salah satu yang tersibuk di India, memproses 21,8 juta penumpang per tahun dan diprediksi jumlahnya meningkat sampai 40 juta pada 2021. Bandara ini juga dikenal sebagai salah satu bandara paling modern di negara itu.


Sumber: akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Kasus Century Masih Menggantung Terus Merugikan SBY

BPOM: Semua Air Kemasan Galon Guna Ulang Maupun Sekali Pakai Aman!

Selama Karirnya Sebagai Atlet, Lee Chong Wei Sesalkan Hal Ini