Posts

BPOM: Semua Air Kemasan Galon Guna Ulang Maupun Sekali Pakai Aman!

Image
  sumber: indonesia.go.id Sudah selama bertahun-tahun sebagian besar masyarakat sudah menggunakan galon isi ulang sebagai air minum mereka sehari-hari, dengan munculnya berita yang mengatakan galon guna ulang berbahaya masyarakat Indonesia pun dibuat risau dengan berita tersebut. Berita yang mengatakan galon guna ulang itu adalah berita bohong, karena galon guna ulang sudah diuji dan kemasan galon guna ulang lebih ramah lingkungan dibanding dengan kemasan sekali pakai.  Dikatakan oleh Dra Sutanti Siti Namtini Apt PhD selaku Direktur Standardisasi Pangan Olahan BPOM mengatakan "Semua air kemasan yang beredar di pasar baik dalam kemasan guna ulang maupun kemasan PET aman untuk dikonsumsi karena telah memiliki nomer izin edar." Sutanti juga mengatakan "Jika sudah mendapatkan izin edar artinya produk tersebut sudah sesuai dengan standar keamanan pangan yang ditetapkan pemerintah, baik dari segi kualitas produk dan proses produksinya." Sumber:  Beritasatu.com

Jangan Termakan Berita Hoax BPA! BPOM Sudah Pastikan Galon Guna Ulang Aman Digunakan dan Dikonsumsi

Image
sumber: klikdokter.com Kemasan galon guna ulang yang beredar di pasaran sudah ber-SNI jadi aman untuk dikonsumsi dan digunakan, hal tersebut juga sudah ditegaskan oleh BPOM. Jadi kalian gak perlu khawatir dan termakan dengan berita hoax tentang BPA yang terkandung dalam kemasan galon guna ulang ya guys. Tidak hanya sudah ber-SNI, Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) galon isi ulang atau sekali pakai juga sudah dibuat sesuai dengan persyaratan kesehatan. Terlebih lagu BPOM juga sudah melakukan pengujian pengawasan post market , salah satunya dengan melakukan sampling dan pengujian kemasan tersebut. Direktur Pengawasan Pangan Risiko Tinggi dan Teknologi Baru BPOM, Ema Setyawati menegaskan  air minum dalam kemasan (AMDK) terdiri dari 4 jenis, yaitu air mineral, air demineral, air mineral alami, dan air embun. Keempat jenis AMDK tersebut harus memenuhi syarat yang tercantum dalam SNI.   “Selama memenuhi syarat SNI tentu saja aman. Sesuai namanya air minum dalam kemasan, maka kemasannya ...

Tenang! Meski Mengandung BPA, Kemasan Galon Isi Ulang Aman Dikonsumsi

Image
  sumber: kumparan   Berita hoax yang sedang beredar terkait dengan kemasan galon isi ulang yang mengandung BPA berbahaya disesalkan oleh Asosiasi Perusahaan Air Kemasan Indonesia (Aspadin). BPA sendiri adalah bisphenol-A yang terkandung pada plastik yang berguna untuk mengeraskan plastik agar tahan lama dan lebih kuat. Menanggapi berita yang sedang berterbangan itu, melalui akun Instagramnya Aspadin meluruskan informasi menyesatkan di berbagai media sosial mengenai air minum dalam kemasan isi ulang yang dianggap berbahaya dan tidak aman dikonsumsi. Produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan kemasan galon PC atau guna yang beredar di pasaran telah mendapatkan sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI). Izin Edar dari BPOM RI yang berarti produk telah diaudit dan dievaluasi dengan baik dari sisi fasilitas produksi, pembersihan galon guna ulang, keamanan produk dan beberapa aspek lainnya. Produk AMDK yang beredar di pasar dalam negeri sudah memenuhi SNI 3553:2015, SNI 6241:20...

Kemasan Galon Isi Ulang Memang Mengandung BPA, Namun Tak Berbahaya!

Image
  sumber: KlikDokter Bisphenol-A atau yang sering disebut BPA adalah zat yang terkandung pada plastik dan juga kemasan galon. nah ngomongin masalah BPA, belum lama ini beredar berita yang menyebutkan kandungan BPA yang berada pada galon kemasan ulang mebahayakan kesehatan. Di media sosial Twitter ramai tagar #PeringatanGalonIsiUlang BPA pada tanggal 29 Desember 2020, tagar itu pun mengatakan bahwa BPA yang terkandung pada kemasan galon isi ulang dapat mengancam kesehatan bayi, balita sampai ibu hamil. Berita BPA berbahaya dalam kemasan galon isi ulang ini pun sampai terdengar oleh BPOM yang merupakan Badan Pengawasan Obat dan Makanan. Mendengar berita yang sedang beredar, BPOM pun langsung mengklarifikasi dan menjelaskan akan kandungan BPA yang terkandunt pada galon isi ulang tersebut. Ema Setyawati membantah kandungan BPA dalam galon isi ulang yang dapat membahayakan kesehatan manusia, karena BPA yang terkandung pada galon isi ulang sudah memenuhi syarat ambang batas dan jelas ama...

Menjadi Rumor yang Besar, dr Dian Kristiani Bantah Hoax BPA Berbahaya pada Galon Isi Ulang

Image
  sumber: Instagram @dr.diankristiani Banyak rumor beredar mengatakan kemasan galon isi ulang tidak baik dan mengancam kesehatan bayi, balita, dan ibu hamil. Sontak kabar berita tersebut membuat geger masyarakat Indonesia. Sebab, banyak masyarakat Indonesia yang menggunakan kemasan galon isi ulang karena harganya yang lebih bersahabat dengan dompet. Tidak hanya bersahabat dengan dompet, banyak juga masyarakat Indonesia yang tidak mampu untuk membeli air minum yang aslinya, karena permasalahan ekonomi. Menanggapi berita yang marak beredar tersebut, dr Dian Kristiani selaku Direktur Klinik Dian Perdana Medika yang berada di Jawa Tengah membantah tentang berita hoax galon isi ulang yang berbahaya. Dikutip dari Aspadin.com dr Dian mengatakan  "Jadi saya tidak pernah menyampaikan bahwa mikropartikel plastik BPA itu yang ada di dalam galon guna ulang," ujarnya Selasa (29/12) saat dimintai klarifikasinya soal pernyataannya di media yang mengatakan bahwa galon guna ulang berbahay...

Sering Menaruh Masker di Dagu? Ternyata Itu Berbahaya!

Image
  sumber: google Pasti kamu sering melihat ataupun mempraktikan penggunaan masker yang ditaruh di dagu? Sebaiknya hal itu jangan lagi kamu lakukan, pasalnya menaruh masker di dagu itu membuat fungsi dari masker itu sendiri menjadi sia-sia. Lebih baik untuk mengurangi penularan dan tertular Covid-19 kamu harus menggunakan masker dengan baik dan benar. Juru bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, meminta masyarakat tidak menurunkan masker ke dagu. Alasannya, masker akan tercemar bakteri atau virus yang menempel di dagu. “Turunkan masker ke dagu itu sama dengan mencemari bagian dalam masker dengan penyakit di dagu. Sehingga kalau kita naikkan lagi tidak berikan makna baik,” kata Yuri, Minggu (12/7/2020). Jika terpaksa harus melepas masker , dia menyarankan, lebih baik melepaskannya saja daripada menurunkannya ke dagu. "Kalau memang akan makan, akan bicara di satu forum, lepas maskernya, bukan turunkan ke dagu,” katanya. Satuan Tugas Penanganan...

Karena Langgar Aturan Lockdown Jerome Boateng Dapat Denda oleh Klub

Image
sumber: akurat.co Bek Bayern Muenchen,  Jerome Boateng  mendapat hukuman berupa denda dari klubnya. Hal tersebut diketahui karena Boateng melanggar aturan karantina yang diberlakukan oleh klubnya di tengah situasi lockdown pandemi  Virus Corona . Terkait ketatnya aturan yang diterapkan  Die Roten  -julukan Bayern Muenchen- pada pengawanya, hal tersebut karena saat ini  Jerman  menjadi salah satu dari sekian banyak negara yang tengah dihantui penyebaran  Virus Corona . Negara bagian Bavaria yang merupakan tempat Muenchen berada bahkan menjadi lokasi yang penduduknya paling banyak dinyatakan terdampak corona. Dengan situasi yang mengkhawatirkan itu, masuk akal rasanya jika Muenchen menerapkan aturan ketat. Namun, baru-baru ini diketahui bahwa tim asuhan Hans-Dieter Flick itu dibuat marah dan sampai menjatuhi hukuman beruopa denda pada salah satu penggawanya, Jerome Boatang. Dilansir dari  Sky Sport , Muenchen murka karena Boateng dik...