Rapimgab Terkait Penentuan Tarif MRT Ditunda, ini Penyebabnya
Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) yang merapatkan terkait tarif Moda Raya Terpadu (MRT) yang digelar di Gedung DPRD DKI Jakarta, pada Senin (25/3/2019) ditunda penyelenggaraannya oleh Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi.
Dituturkan oleh Pras sapaan akrab dari Prasetio sendiri bahwa oenundaan Rapimgab itu dikarenakan sejumlah tokoh penting tidak hadir, sedangkan rapat sudah dijadwalkan mulai pukul 13.00 WIB.
"Sebetulnya kalau rapat saya yang pimpin tidak boleh diwakilkan ya. Saya tunggu dulu ya para pimpinan ini. Agar tuntas. Jadi saya skors dulu," kata Pras saat memasuki ruang rapat.
Berdasarkan dari informasi yang didapat, pimpinan yang diwakilkan adalah Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sri Mahendra, Plt. Kepala Badan Pembinaan BUMD (BP-BUMD) Riyadi, Kepala Badan Pengelola Keungangan Daerah (BPKD) Edi Sumantri, Inspektur Provinsi DKI Jakarta Michael Rolandi Cesnanta, dan juga Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Daryato.
"Saya mau tuntas ya, biar enggak debatable. Nanti saya juga akan minta Sekda (Sekretaris Daerah) dan Asisten Ekonomi menjelaskan rumusan harganya. Apalagi ada (proyek MRT Jakarta) fase II, makanya kalau mewakili saya enggak mau. Saya skor sidangnya," tegas pras.
Eksekutif dan legislatif sebelumnya berbeda pandangan dalam penentuan tarif MRT Jakarta. Anggota dewan ingin tarif MRT digratiskan agar tidak membebani masyarakat. Namun, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut menggratiskan tarif MRT mustahil dilakukan. Mengingat dana Pemprov DKI yang terbatas.
"Kelihatannya enggak (gratis). Sebagai usulan, iya saja. Karena enggak mungkin, dananya terbatas," kata Anies di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Selasa (19/3/2019).
Desakan agar tarif MRT rampung datang dari berbagai pihak. Hal itu membuat eksekutif dan legislatif melakukan finalisasi tarif MRT pada Senin ini. Adapun berdasarkan informasi yang beredar, tarif MRT akan dipatok Rp1000 per stasiun.
Sumber: akurat.co

Comments
Post a Comment